Kamis, 24 September 2009


MEULABOH - Tim gabungan yang terdiri dari petugas Wilayatul Hisbah (WH) Kabupaten Aceh Barat, Polsek Johan Pahlawan, Kodim 0105, Polres, serta Satpol PP, Rabu (23/9) pagi kemarin sekitar pukul 09.00WIB berhasil menyita ratusan botol minuman keras berbagai jenis pada halaman belakang rumah milik Anyen, agen miras yang berlokasi di ruas Jalan Garuda, Desa Rundeng, Kecamatan Johan Pahlawan.

WH Aceh Barat, T Abdurrazak SPdi itu, tim gabungan berhasil menemukan minuman haram tersebut dalam dua buah septic tank yang bagian atasnya ditutupi dengan pot bunga. Jenis minuman keras yang berhasil disita tersebut, diantaranya minuman keras jenis Topi Miring sebanyak 253 botol, Anggur Merah sebanyak 81 botol, serta merek Sea Horse (Kuda Laut-red) sebanyak 12 botol.
bermula dari laporan masyarakat yang disampaikan kepada petugas WH terhadap maraknya penjualan miras di wilayah itu.

Berbekal informasi tersebut, petugas WH langsung bergerak ke lokasi guna memastikan hal itu. Dan setibanya di TKP, petugas WH menemukan adanya praktik jual beli barang haram tersebut. Tak mau sasarannya hilang, kata Kapolsek Eko, polisi syariat itu langsung melakukan pengepungan serta menghubungi petugas polisi guna melakukan penggerebekan.

Dan setelah menunggu selama sembilan jam, akhirnya pagi kemarin tim gabungan langsung melakukan penggerebekan sekaligus menyita ratusan botol minuman keras itu yang disimpan pada dua unit tabung WC yang terdapat di rumah pelaku.

Namun karena banyaknya petugas yang mengintai lokasi itu, akhirnya sang sopir berusaha kabur. Tak mau sasarannya hilang, akhirnya truk itu ditangkap polisi dan hingga kini masih diamankan di Satlantas Polres Aceh Barat. Apalagi sopir truk tersebut tak dapat menunjukkan surat kelengkapan kenderaan saat berkenderaan di jalan raya.
Diminta serius
Sementara itu, Bupati Aceh Barat Ramli MS yang mengunjungi lokasi penggerebekan rumah agen miras tersebut meminta kepada aparat penegak hukum, untuk serius memeroses kasus itu hingga adanya putusan pengadilan. Apalagi sang agen, Anyen telah terbukti melakukan kesalahan kedua kali dengan menjual minuman keras kepada masyarakat.

0 komentar:

Poskan Komentar